Pelajari cara mengatur aset keluarga agar keuangan lebih rapi dan terarah. Strategi praktis untuk menjaga stabilitas dan tujuan finansial jangka panjang.
Mengatur aset keluarga bukan sekadar soal menumpuk harta, tapi tentang memastikan masa depan keluarga tetap aman dan terencana.
Di tengah biaya hidup yang terus naik dan kebutuhan yang makin kompleks, pengelolaan aset yang tepat membantu keluarga menjaga stabilitas keuangan, melindungi nilai kekayaan, dan mempersiapkan berbagai kebutuhan jangka panjang.
Baca juga: Ingin Kaya di Usia Muda? Lakukan 10 Cara Jadi Miliarder Ini!
Cara Mengatur Aset Keluarga
Mengelola dan mengatur aset itu harus dilakukan sejak awal, bahkan ketika aset masih kecil. Dengan begitu, Anda akan terbiasa mengelolanya saat aset sudah semakin besar.
Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda tempuh untuk mengatur aset agar keuangan keluarga lebih terarah.
1. Petakan Seluruh Aset dan Kewajiban
Langkah paling awal dalam mengatur aset keluarga adalah mengetahui apa saja yang dimiliki dan apa saja yang masih menjadi kewajiban.
Banyak keluarga merasa pengelolaan keuangannya tidak jelas arahnya karena tidak pernah benar-benar memetakan kondisi finansial secara menyeluruh.
Dengan mengetahui posisi aset dan kewajiban, kita keluarga bisa melihat gambaran besar keuangan keluarga, menentukan prioritas, serta membuat keputusan yang lebih rasional tanpa asumsi semata.
2. Tentukan Tujuan Keuangan Keluarga Secara Jelas
Aset akan sulit berkembang jika tidak diarahkan pada tujuan yang jelas. Setiap keluarga perlu menyepakati tujuan keuangan, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang.
Tujuan ini menjadi kompas dalam mengelola aset, sehingga setiap keputusan finansial memiliki arah dan alasan. Dengan tujuan yang jelas, pengelolaan aset jadi juga lebih minim konflik karena semua anggota keluarga memahami prioritas yang ingin dicapai.
3. Pisahkan Aset Produktif dan Aset Konsumtif
Tidak semua aset memiliki fungsi yang sama. Aset produktif berpotensi menambah nilai atau pendapatan, sementara aset konsumtif lebih berfungsi untuk menunjang kebutuhan hidup.
Dengan memisahkan keduanya secara jelas, akan keluarga bisa lebih mudah mengevaluasi kondisi keuangan dan merencanakan pengembangan aset ke depan.
Cara ini membantu keluarga agar tidak salah menilai kekayaan dan tetap realistis dalam perencanaan finansial.
4. Lindungi Aset dengan Perencanaan Risiko yang Tepat
Mengatur aset tidak cukup dengan mengumpulkan dan mengembangkan, tapi juga melindunginya dari risiko, seperti risiko kesehatan, kehilangan penghasilan, atau kejadian darurat lainnya bisa berdampak langsung pada kondisi aset keluarga.
Dengan perencanaan risiko yang matang, keluarga memiliki perlindungan sehingga aset yang sudah dibangun akan terlindungi dan tidak terkuras untuk hal-hal di luar rencana.
5. Evaluasi dan Sesuaikan Strategi Pengelolaan Aset Secara Berkala
Kondisi keuangan keluarga tidak pernah statis. Perubahan penghasilan, jumlah anggota keluarga, hingga kebutuhan hidup menuntut strategi pengelolaan aset untuk terus diperbarui.
Evaluasi rutin akan membantu keluarga dalam melihat apakah aset yang dimiliki masih relevan dengan tujuan keuangan atau perlu penyesuaian. Dengan evaluasi berkala, keuangan keluarga tetap adaptif dan terarah menghadapi perubahan zaman.
Baca juga: Cara Mendapatkan Kartu ATM ‘Sultan’ di Bank OCBC
Kelola Aset dengan Premier Banking
Di tengah dinamika ekonomi dan kebutuhan hidup yang terus berubah, strategi pengelolaan aset yang tepat menjadi kunci untuk menjaga stabilitas finansial sekaligus menyiapkan masa depan.
Melalui layanan OCBC Premier Banking, Anda bisa mendapatkan pendekatan pengelolaan aset yang lebih personal, terstruktur, dan sesuai dengan tujuan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang.
Layanan dari Bank OCBC menawarkan solusi keuangan yang sesuai dengan profil Nasabah, fasilitas dan keuntungan eksklusif untuk Nasabah terpilih, serta kemudahan dan kenyamanan dalam layanan perbankan.
1. Beyond Banking Benefit
OCBC Premier Banking menawarkan fasilitas spesial melalui Beyond Banking Benefit, dimana Nasabah dapat memilih jenis paket sesuai dengan aspirasi dan kebutuhannya.
Fasilitas yang ditawarkan meliputi penjemputan bandara domestik, serta bandara di Singapura, Malaysia, China, dan Australia.
Selain itu juga ada fasilitas lain berupa layanan medical check up, di dalam negeri maupun Singapura/Malaysia. Pemesanan penjemputan maupun medical check up dapat dilakukan melalui OCBC mobile dan diberikan berdasarkan besaran dana kelolaan dalam 3 bulan terakhir.
2. Tarif dan Biaya Khusus
OCBC Premier Banking juga memberikan tarif dan biaya khusus untuk layanan perbankan berdasarkan saldo rata-rata gabungan bulanan Nasabah.
Adapun tarif dan biaya khusus ini meliputi:
- Bebas biaya transfer BI Fast;
- Bebas biaya tarik tunai di ATM jaringan bekerjasama;
- Bebas biaya cek saldo di ATM jaringan bekerjasama;
- Bebas biaya transfer online melalui OCBC mobile;
- Bebas biaya pembayaran/pembelian melalui OCBC mobile;
- Bebas biaya RTGS melalui OCBC mobile;
- Bebas biaya Telex TT melalui OCBC mobile;
- Bebas biaya tarik tunai dalam mata uang asing hingga maksimal USD 100.000 atau setara per bulan.
Selain keuntungan yang sudah disampaikan di atas, masih banyak manfaat lainnya yang bisa didapatkan dengan bergabung di layanan OCBC Premier Banking termasuk bebas biaya tahunan kartu kredit dan pemenuhan kebutuhan pendanaan hingga 6x dana kelolaan dengan proses yang lebih sederhana.
Segera bergabung di layanan OCBC Premier Banking, dan manfaatkan penawaran khusus dari program Take Off.
Program Take Off memungkinkan setiap Nasabah baru OCBC Premier Banking mendapat total cashback hingga belasan juta Rupiah untuk penempatan dana baru/fresh fund mulai dari Rp1 Miliar.
Program Take Off memungkinkan setiap nasabah baru OCBC Premier Banking mendapat total cashback Rp15,8 Juta untuk penempatan dana Rp1 Miliar dalam kategori fresh fund.
Informasi lebih lengkap terkait Program Take Off bisa klik link ini.
Untuk menjadi nasabah OCBC Premier Banking juga mudah, dengan diajukan melalui OCBC mobile, mengunjungi kantor cabang OCBC terdekat, atau hubungi TANYA OCBC di 1500-999.
Baca juga: 10 Cara Mengatasi Masalah Keuangan yang Memusingkan, Simak!